Owner Toko Emas Muhlisa Sinjai Serukan Laporan Massal Nomor WA Diduga Pelaku Usai Penipuan Rp14 Juta

Owner Toko Emas Muhlisa Sinjai Serukan Laporan Massal Nomor WA Diduga Pelaku Usai Penipuan Rp14 Juta

WARNAWARTA.COM, SINJAI SULSEL — Akun WhatsApp milik owner Toko Emas Muhlisa yang beralamat di Kompleks Pasar Sinjai, dikabarkan mengalami peretasan hingga Minggu (4/10/2026). Informasi tersebut disampaikan langsung oleh pemilik toko, Andi Muhlisa Arman, yang mengaku nomor WhatsApp miliknya sudah tidak dapat dikendalikan selama kurang lebih tiga hari.

Dalam keterangannya, Muhlisa mengatakan akun WhatsApp tersebut digunakan oleh pelanggan untuk melakukan komunikasi terkait transaksi pembelian emas, termasuk pelanggan dari luar daerah yang selama ini bertransaksi hanya melalui kepercayaan tanpa pernah bertemu langsung.

“Saya di-hacker WA ku. Langganan-langgananku yang hanya taunya main WA dan mengandalkan BRILink kalau mau keep barang. Ada juga orang-orang dari luar kota seperti Jawa, Kalimantan, Papua yang selalu belanja emas ke saya tanpa pernah bertemu. Betul-betul modal kepercayaan ji,” ungkap Muhlisa.


Akibat kejadian tersebut, sejumlah pelanggan diduga menjadi korban penipuan oleh pihak yang mengambil alih akun WhatsApp tersebut. Saat ini tercatat dua orang pelanggan mengalami kerugian dengan total nilai transaksi masing-masing sebesar Rp5 juta dan Rp9 juta.

Menurut Muhlisa, para korban sebenarnya sempat merasa curiga dengan gaya balasan pesan yang berbeda dari biasanya. Namun, transaksi tetap dilakukan karena pelaku masih menggunakan akun WhatsApp miliknya.

“Sebenarnya mereka sudah curiga dengan cara balas chat, tapi sayangnya tetap transfer,” jelasnya.

Berdasarkan informasi yang diterima, korban melakukan transfer ke rekening atas nama ARSID Bank Mayora. Setelah itu, pelaku kembali mengarahkan transaksi menggunakan rekening lain atas nama YAYAN Bank BRI.

Pemilik Toko Emas Muhlisa mengimbau seluruh pelanggan dan masyarakat agar berhati-hati serta tidak melakukan transaksi melalui akun WhatsApp tersebut sebelum ada konfirmasi langsung.

Ia juga meminta masyarakat bersama-sama membantu melaporkan nomor WhatsApp yang diduga telah digunakan oleh pelaku.

Cara melaporkan kontak WhatsApp:

1. Buka profil WhatsApp nomor tersebut.

2. Pilih opsi “Laporkan Kontak” yang berada di bagian paling bawah.

Pihak terkait diharapkan dapat segera menindaklanjuti kejadian ini agar tidak ada lagi korban lain yang mengalami kerugian.