PPKMB STIA LAN Makassar, Bupati Sinjai Dorong Mahasiswa Jadi Pemimpin Masa Depan

PPKMB STIA LAN Makassar, Bupati Sinjai Dorong Mahasiswa Jadi Pemimpin Masa Depan

WARNAWARTA.COM, SINJAI SULSEL — Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif, berkesempatan berbagi pengalaman terkait dinamika pemerintahan daerah di hadapan ratusan mahasiswa baru Politeknik STIA LAN Makassar dalam kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PPKMB), Rabu (26/8/2026).

Pada sesi diskusi tersebut, mahasiswa tidak hanya diajak memahami konsep pemerintahan dari sisi akademik, tetapi juga memperoleh gambaran langsung mengenai praktik birokrasi, penyusunan kebijakan, hingga tantangan pelayanan publik yang dihadapi pemerintah daerah.

Dalam pemaparannya, Ratnawati menilai langkah Politeknik STIA LAN Makassar menghadirkan materi tentang kondisi riil pemerintahan sebagai bagian dari PPKMB merupakan upaya yang tepat untuk membekali mahasiswa sejak dini.

Menurutnya, para mahasiswa merupakan generasi penerus yang kelak akan mengambil peran penting dalam birokrasi dan pembangunan. Karena itu, selain menguasai teori, mereka juga perlu memiliki kemampuan memahami persoalan daerah secara komprehensif.

“Mahasiswa STIA LAN adalah calon pemimpin masa depan. Selain memahami konsep administrasi, mereka juga harus mampu menghadapi tantangan nyata dengan pola pikir yang inovatif, adaptif, dan berbasis data,” ujar Ratnawati.

Ia juga mengajak mahasiswa agar tidak ragu mewujudkan ide dan gagasan menjadi langkah konkret yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat. Kepercayaan yang semakin besar terhadap generasi muda, kata dia, harus diiringi kesiapan untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah.

“Generasi muda jangan hanya menyaksikan proses pembangunan, tetapi ikut hadir dan mengambil peran strategis di dalamnya,” tegasnya.

Suasana diskusi berlangsung interaktif melalui sesi tanya jawab. Beragam topik dibahas, mulai dari peluang karier di sektor pemerintahan, reformasi birokrasi, hingga pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan kualitas layanan publik.

Di akhir kegiatan, Ratnawati berpesan agar mahasiswa membangun karakter yang disiplin, rendah hati, mudah beradaptasi, serta tetap menjunjung tinggi nilai dan budaya lokal sebagai bekal memasuki dunia kerja.

“Jadilah agen perubahan yang mampu memberi kontribusi positif bagi daerah, karena masa depan birokrasi berada di tangan generasi muda,” tuturnya.

Ratnawati menambahkan, Politeknik STIA LAN Makassar sebagai perguruan tinggi vokasi di bawah Lembaga Administrasi Negara (LAN) memiliki peran penting dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul melalui program pendidikan terapan di bidang administrasi pemerintahan dan pembangunan.

“LAN memiliki kontribusi strategis dalam membentuk SDM yang profesional, kompetitif, dan siap menjawab tantangan zaman,” pungkasnya. (Adv)