Kisah Hidayat, Pemuda Sinjai yang Membuktikan Keterbatasan Bukan Penghalang untuk Berhasil

Kisah Hidayat, Pemuda Sinjai yang Membuktikan Keterbatasan Bukan Penghalang untuk Berhasil

WARNAWARTA.COM, SINJAI SULSEL — Perjalanan hidup seorang pemuda bernama Hidayat menjadi gambaran bahwa kesuksesan tidak selalu berawal dari kondisi yang sempurna. Berasal dari keluarga sederhana di Desa Sukamaju, Kecamatan Tellulimpoe, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, Hidayat kini mampu membangun usaha yang berkembang di usia muda.

Pria kelahiran Sinjai, 17 Agustus 2002 ini membuktikan bahwa keadaan ekonomi bukan alasan untuk berhenti berjuang. Di usia 24 tahun, Hidayat telah membangun Harapan Group, sebuah kelompok usaha yang menaungi beberapa toko handphone di Sinjai, seperti ID Store, Sentral Gadget, Harapan Cell, dan Timur Phone.

Namun, sebelum berada di titik tersebut, perjalanan Hidayat penuh dengan tantangan.

Sejak kecil, Hidayat hidup dalam kondisi ekonomi yang terbatas. Ia harus menerima kenyataan kehilangan sosok ayah ketika duduk di kelas 3 SD. Sejak saat itu, ia hanya dibesarkan oleh seorang ibu yang penuh kesederhanaan dan menjadi satu-satunya sosok yang terus memberikan kekuatan dalam hidupnya.

Masa sekolah menjadi bagian yang tidak mudah. Mulai dari SD hingga SMA, Hidayat sering berjalan kaki atau menunggu bantuan teman maupun orang lain untuk bisa pulang sekolah karena keterbatasan kendaraan dan kondisi ekonomi keluarga.

Bahkan, kondisi tersebut membuat dirinya sering mendapatkan hinaan dan dianggap tidak akan mampu mencapai sesuatu yang besar.

"Saya pernah dianggap tidak akan menjadi apa-apa. Banyak yang meragukan kemampuan saya. Namun, saya menjadikan semua itu sebagai motivasi untuk membuktikan bahwa seseorang bisa mengubah hidupnya melalui usaha dan kerja keras," ujar Hidayat.

Memulai Usaha Saat Pandemi Covid-19

Perjalanan bisnis Hidayat dimulai ketika dirinya masih duduk di bangku SMA, tepatnya saat pandemi Covid-19 melanda pada tahun 2020.

Tanpa modal besar, tanpa jaringan luas, dan tanpa banyak dukungan, Hidayat memberanikan diri mencoba membangun usaha dari nol.

Awalnya, perjalanan tersebut tidak berjalan mudah. Ia mengalami berbagai kegagalan, mulai dari kerugian, pengalaman ditipu, hingga berbagai perkataan yang meragukan bahwa usahanya dapat berkembang.

Namun, tantangan tersebut justru menjadi alasan baginya untuk terus belajar dan memperbaiki diri.

"Saya percaya bahwa dalam hidup, tidak ada yang bisa mengubah keadaan kita selain kemauan dari diri sendiri. Kesulitan bukan alasan untuk menyerah, tetapi menjadi dorongan untuk terus bergerak," katanya.

Dari Harapan Cell Menjadi Harapan Group

Kerja keras yang dilakukan perlahan mulai membuahkan hasil. Usaha kecil yang awalnya bernama Harapan Cell berkembang menjadi Harapan Group.

Nama Harapan Group memiliki makna tersendiri bagi Hidayat. Kata "Harapan" menggambarkan keyakinan bahwa setiap orang memiliki kesempatan untuk meraih masa depan yang lebih baik.

Harapan Group juga menjadi simbol perjuangan bersama antara pemilik usaha dan orang-orang yang ikut berkembang bersama dalam perjalanan bisnis tersebut.

Kini, usaha yang dibangun Hidayat telah melayani kebutuhan masyarakat Sinjai dalam bidang perangkat komunikasi dan layanan digital.

PNS Bukan Satu-Satunya Jalan Kesuksesan

Bagi Hidayat, kesuksesan tidak hanya memiliki satu jalur. Menjadi seorang pegawai negeri sipil (PNS) bukan menjadi satu-satunya tujuan dalam kehidupan.

Menurutnya, setiap orang memiliki pilihan dan jalan masing-masing untuk membangun masa depan, baik melalui pekerjaan formal maupun dunia usaha.

"PNS adalah pekerjaan yang baik, tetapi kesuksesan tidak hanya ditentukan oleh satu profesi. Selama seseorang mau belajar, bekerja keras, dan bertanggung jawab, banyak jalan yang bisa ditempuh untuk berhasil," tuturnya.

Sebagai seorang pria lajang di usia muda, Hidayat ingin memberikan pesan kepada pemuda lainnya agar tidak takut memulai sesuatu dari keterbatasan.

Menurutnya, seseorang tidak harus menunggu memiliki kondisi sempurna untuk memulai perjuangan.

Target Membuka Cabang di Makassar

Ke depan, Hidayat memiliki target besar untuk membawa Harapan Group lebih luas. Salah satu rencana yang sedang dipersiapkan adalah membuka cabang di Kota Makassar.

Langkah tersebut dilakukan agar layanan yang diberikan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat.

Bagi Hidayat, tujuan utama membangun usaha bukan hanya tentang keuntungan, tetapi juga memberikan pelayanan terbaik dan menciptakan manfaat bagi orang lain.

Dari seorang anak desa dengan keterbatasan ekonomi, Hidayat kini menjadi contoh bahwa keberanian memulai, konsistensi, dan kemauan untuk terus belajar dapat membuka jalan menuju perubahan.

Kisahnya menjadi pengingat bahwa latar belakang seseorang tidak menentukan masa depannya. Perjuangan hari ini dapat menjadi awal dari kehidupan yang lebih baik di masa depan.