Waspadai Gejala DBD! Dinkes Imbau Warga Segera Periksa ke Faskes
WARNAWARTA.COM, SINJAI SULSEL — Tingginya curah hujan yang melanda wilayah Kabupaten Sinjai dalam beberapa waktu terakhir menjadi perhatian serius Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat. Kepala Dinkes Sinjai, dr. Emmy Kartahara Malik, mengingatkan masyarakat untuk lebih waspada terhadap ancaman penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD), yang biasanya mengalami peningkatan kasus saat musim penghujan.
Merujuk pada data resmi Dinkes Sinjai, dari Januari hingga Juni 2025, tercatat total 31 kasus DBD. Rinciannya: Januari 7 kasus, Februari 5 kasus, Maret 7 kasus, April 4 kasus, Mei 5 kasus, dan Juni 3 kasus.
“Tren kasus memang terlihat menurun, tetapi potensi lonjakan tetap ada, apalagi bila masyarakat abai terhadap lingkungan di saat hujan menciptakan banyak genangan,” ungkap dr. Emmy, Senin (30/6/2025).
Untuk mengantisipasi penyebaran penyakit ini, Dinas Kesehatan telah mengintensifkan sejumlah langkah pencegahan. Beberapa di antaranya meliputi survei jentik nyamuk secara berkala di area pemukiman warga, pembagian bubuk larvasida untuk rumah-rumah yang ditemukan jentik, serta edukasi lapangan tentang pentingnya menjaga lingkungan bebas sarang nyamuk.
Pihaknya juga aktif melakukan penyelidikan epidemiologi setiap kali ditemukan kasus positif DBD, guna memutus mata rantai penularan sejak dini.
dr. Emmy menegaskan, keberhasilan pencegahan sangat bergantung pada keterlibatan aktif masyarakat. Ia kembali mengingatkan pentingnya gerakan 3M: Menguras tempat penampungan air, Menutup rapat wadah air, dan Mendaur ulang barang-barang bekas yang bisa menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk Aedes aegypti.
“Pemerintah tak bisa bekerja sendiri. Edukasi dan pemeriksaan jentik harus jadi kebiasaan kolektif. Ingat, mencegah jauh lebih murah daripada mengobati,” tegasnya.
Ia pun mengimbau masyarakat untuk segera mengunjungi fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala seperti demam tinggi mendadak, nyeri otot dan sendi, serta munculnya bintik merah di kulit—gejala yang umum terjadi pada penderita DBD. (Adv)
