"" Dinkes Sinjai Tuntaskan Ribuan Pemeriksaan Gratis, Capaian Tembus 15 Ribu Jiwa

Dinkes Sinjai Tuntaskan Ribuan Pemeriksaan Gratis, Capaian Tembus 15 Ribu Jiwa

Kepala Dinas Kesehatan Sinjai, dr. Emmy Kartahara Malik

WARNAWARTA.COM, SINJAI SULSEL —Pemerintah Kabupaten Sinjai terus menggencarkan upaya pelayanan kesehatan berbasis pencegahan melalui Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG). Hingga akhir Juni 2025, sebanyak 15.153 orang telah memanfaatkan layanan ini, setara dengan 16,01 persen dari total target sasaran sebanyak 94.654 jiwa.

Capaian tersebut menunjukkan kemajuan menuju target 35 persen yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Daerah melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Sinjai.

Kepala Dinas Kesehatan Sinjai, dr. Emmy Kartahara Malik, menjelaskan bahwa program ini merupakan wujud nyata dari pelaksanaan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya poin keempat yang menekankan pada pemerataan layanan kesehatan yang bermutu dan mudah diakses oleh seluruh masyarakat Indonesia.

“Layanan ini terbuka untuk seluruh lapisan masyarakat, mulai dari bayi hingga warga lanjut usia,” ungkap dr. Emmy. Pelayanan PKG sendiri tersebar di 17 titik, mencakup 16 puskesmas serta kantor Dinkes Kabupaten Sinjai.

Dalam laporan capaian wilayah, Puskesmas Biji Nangka memimpin dengan realisasi 86,61 persen, disusul Pulau Sembilan 32,12 persen, Lappadata 28,21 persen. Sementara Samataring, Samaenre, dan Mananti menunjukkan capaian yang masih tergolong rendah masing-masing sebesar 5,88 persen, 8,88 persen, dan 5,84 persen.

dr. Emmy tidak menutup mata terhadap masih rendahnya capaian di beberapa titik. Ia menegaskan bahwa berbagai strategi percepatan telah disiapkan, mulai dari kolaborasi lintas sektor, penguatan peran tenaga medis di lapangan, hingga peningkatan edukasi kepada warga.

“Angka hanyalah satu sisi dari tujuan ini. Yang terpenting adalah upaya menyelamatkan nyawa melalui skrining dini penyakit,” ujar dr. Emmy, Minggu (29/6/2025).

Ia pun mengajak seluruh masyarakat untuk memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya. Pemeriksaan meliputi tekanan darah, kadar gula, dan indikator kesehatan lainnya—semuanya diberikan secara cuma-cuma.

Harapannya, program ini bisa menjadi langkah besar menuju visi Indonesia Sehat, di mana akses terhadap layanan kesehatan berkualitas tidak lagi menjadi kemewahan, tapi hak setiap warga negara. (Adv)