Desa Bongki Lengkese Siap Tembus Pasar dengan Sertifikasi Halal Berkat KKN-T Unhas
WARNAWARTA.COM, Sinjai – Kelompok Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Gelombang 113 Universitas Hasanuddin (Unhas) mengadakan sosialisasi bertema "Sosialisasi Sertifikasi Halal pada Kemasan Usaha" di Desa Bongki Lengkese, Kecamatan Sinjai Timur, Kabupaten Sinjai, pada Rabu (05/02/2025).
Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada anggota PKK Desa Bongki Lengkese mengenai pentingnya desain kemasan dan sertifikasi halal dalam mengembangkan produk lokal, seperti keripik jagung, keripik pisang, dan sambal cakalang.
Sosialisasi ini mengangkat materi mengenai pentingnya sertifikasi halal bagi produk lokal. Nita Damayanti, selaku penanggung jawab kegiatan, menjelaskan prosedur dan persyaratan untuk mendapatkan sertifikasi halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI). Sertifikasi halal ini memberikan jaminan kepada konsumen bahwa produk aman dan sesuai dengan syariat Islam. Selain itu, anggota PKK juga diberi panduan mengenai tahapan pendaftaran, manfaat sertifikasi halal, serta cara mencantumkan logo halal pada kemasan produk.
Kepala Desa Bongki Lengkese, Djamil PT, menyambut baik kegiatan tersebut. “Kami sangat mendukung dan mengapresiasi kegiatan ini karena sertifikasi halal sangat penting untuk meningkatkan daya saing produk desa kami,” ujarnya.
Nita Damayanti, salah satu mahasiswa KKN-T 113, berharap kegiatan ini bisa memberikan dampak jangka panjang bagi masyarakat desa. “Kami ingin membantu masyarakat agar produk mereka dapat lebih menarik di pasar dan memenuhi standar yang dibutuhkan, terutama dalam hal sertifikasi halal,” ungkapnya.
Dengan dukungan penuh dari pemerintah desa, kegiatan ini diikuti dengan antusias oleh anggota PKK Desa Bongki Lengkese. Mereka menyampaikan bahwa informasi yang diberikan sangat berguna untuk meningkatkan kualitas produk mereka. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk mendukung pemberdayaan masyarakat serta pengembangan ekonomi desa yang berkelanjutan.
