"" Mendagri dan BKN Temukan Solusi, Tenaga Non ASN Sinjai Tetap Bekerja Seperti Tahun Lalu

Mendagri dan BKN Temukan Solusi, Tenaga Non ASN Sinjai Tetap Bekerja Seperti Tahun Lalu

SOSMEDSINJAIPenataan tenaga non ASN di Kabupaten Sinjai kini menunjukkan perkembangan positif. Hal ini tercermin setelah rapat koordinasi yang melibatkan Mendagri, MenPAN-RB, Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), serta para Kepala Daerah se-Indonesia pada Rabu, (08/01/25).

Dalam rapat tersebut, Kepala BKPSDMA Sinjai, Lukman Mannan, menjelaskan bahwa jumlah tenaga non ASN di Pemkab Sinjai mencapai 4.353 orang. Saat ini, mereka sedang melakukan proses pendaftaran melalui SSCASN hingga 15 Januari 2025 untuk mengikuti seleksi PPPK tahap kedua.

"Awalnya memang tidak ada pendaftaran karena tidak ada formasi, tetapi sekarang semuanya sudah terdaftar untuk mengikuti seleksi. Ini sebagaimana dijelaskan oleh Pak Mendagri pada tabel selanjutnya. Pemerintah daerah telah mengambil langkah untuk mengakomodir 4.353 non ASN agar dapat ikut seleksi tahap kedua," terang Lukman saat dikonfirmasi pada Jumat pagi, 10 Januari 2025.

Sebelumnya, penataan tenaga non ASN sempat terkendala dengan adanya 541 orang yang telah mengikuti seleksi CPNS di luar daerah. Namun, setelah mendengar solusi dari hasil rapat koordinasi tersebut, Lukman menyatakan bahwa mereka tetap menjadi bagian dari penataan tenaga non ASN dan tetap bekerja seperti tahun sebelumnya sembari menunggu kebijakan baru dari pemerintah pusat.

Data mereka, kata Lukman, sudah tercatat dalam pangkalan data BKN sebagai tenaga non ASN. "Solusinya sudah ada untuk 541 orang tersebut. Mereka yang tidak lolos CPNS tetap masuk dalam penataan ini, bekerja aktif, dan upah mereka akan dibayarkan sesuai dengan nilai tahun lalu, sambil menunggu kebijakan dari pemerintah pusat," jelasnya.