DPRD Sinjai Siap Bertindak, Tenaga Non-ASN Menunggu Kejelasan Nasib di Jakarta
SOSMED.SINJAI - Anggota DPRD Sinjai menunjukkan respons cepat (gercep) terhadap aspirasi yang disampaikan oleh tenaga non-ASN yang mengeluhkan nasib mereka di daerah ini. Ratusan tenaga sukarela tersebut menyampaikan keluhan mereka di Kantor DPRD Sinjai, dan anggota DPRD pun berkomitmen untuk memperjuangkan nasib mereka.
Anggota DPRD Sinjai dari Partai PKB, Ridwan, menyatakan siap untuk melakukan perjalanan ke Jakarta. “Kita secepatnya akan bertolak ke Jakarta untuk menemui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan BKN guna menanyakan nasib adik-adik tenaga Non-ASN,” ujar Ridwan.
Tidak hanya Ridwan, Legislator PKS, Akmal MS, juga menyatakan komitmennya untuk memperjuangkan hak-hak tenaga sukarela tersebut. Dia berjanji akan berangkat bersama Pj Bupati Sinjai ke pusat untuk memastikan nasib pegawai yang saat ini masih belum jelas. “Secepatnya, kita akan berangkat ke Jakarta bersama Pemda Sinjai (Pj Bupati, red),” tambah Akmal.
Ratusan pegawai Non-ASN di Sinjai mengeluhkan bahwa nama mereka tidak terdaftar di BKN. Mereka juga tidak tercatat dalam basis data Kementerian PAN-RB. Menurut Kepala BKPSDMA Sinjai, Lukman Manna, masalah ini terjadi karena sebagian besar dari mereka sudah mendaftar untuk CPNS dan PPPK tahun ini. Namun, nasib mereka masih dipertanyakan di Kementerian PAN-RB.
“Kami selalu berkoordinasi dengan kementerian dan BKN untuk mencari solusi terbaik,” ungkap Lukman.
Hari ini, ratusan pegawai Non-ASN melakukan audiensi dengan Pj Bupati Sinjai. Setelah itu, mereka melanjutkan aksi ke Kantor DPRD Sinjai. Saat ini, nasib mereka masih belum jelas dan mereka menunggu kejelasan apakah akan diistirahatkan pada tahun 2025 mendatang. Tercatat ada 977 pegawai Non-ASN yang tidak terdaftar di Kementerian PAN-RB.
