Pemkab Sinjai Bahas Penataan Ruang Strategis, Dorong Pembangunan Berkelanjutan dan Ramah Lingkungan
WARNAWARTA.COM, SINJAI SULSEL — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sinjai menggelar Rapat Forum Penataan Ruang (FPR) untuk membahas sejumlah agenda strategis terkait pengelolaan dan pengembangan tata ruang wilayah.
Rapat yang berlangsung di Ruang Kerja Sekretaris Daerah (Sekda) Sinjai, Rabu (10/6/2026), dipimpin langsung oleh Sekda Sinjai Andi Jefrianto Asapa.
Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemkab Sinjai yang tergabung dalam Forum Penataan Ruang, bersama jajaran teknis terkait.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Sinjai, Haris Achmad, menjelaskan bahwa rapat tersebut menjadi wadah koordinasi antarinstansi dalam penyelenggaraan penataan ruang daerah.
Menurutnya, pelaksanaan forum ini juga merupakan tindak lanjut dari Peraturan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Nomor 15 Tahun 2021 tentang Koordinasi Penyelenggaraan Penataan Ruang.
“Hari ini kita menggelar rapat untuk membahas perencanaan pengembangan kawasan perkotaan. Agenda ini juga mendukung program strategis nasional 3 juta rumah,” ujar Haris yang juga menjabat sebagai Sekretaris FPR Sinjai.
Dalam arahannya, Sekda Sinjai Andi Jefrianto Asapa menegaskan pentingnya sinergi seluruh pihak dalam memastikan pemanfaatan ruang di Kabupaten Sinjai berjalan sesuai aturan dan rencana tata ruang yang telah ditetapkan.
Ia meminta setiap rencana pembangunan berskala besar agar mempertimbangkan berbagai aspek, mulai dari sosial, ekonomi, hingga lingkungan.
Menurutnya, pembangunan fisik harus berjalan seimbang dengan upaya perlindungan lingkungan agar mampu mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
“Kita harus tetap mempertimbangkan manfaat pembangunan bagi masyarakat. Aspek perlindungan lingkungan, seperti persoalan sampah dan dampak lainnya, harus menjadi perhatian. Pengelolaan lingkungan harus berjalan seiring dengan pertumbuhan ekonomi masyarakat,” jelasnya.
Rapat Forum Penataan Ruang tersebut berlangsung interaktif dengan berbagai masukan dari OPD teknis. Berbagai rekomendasi strategis dibahas untuk mewujudkan pengembangan tata ruang yang ideal dan berkelanjutan di Kabupaten Sinjai. (Adv)
