Bupati Sinjai Perkuat Sinergi dengan ATR/BPN, Bahas Program Pertanahan dan Tata Ruang Daerah
WARNAWARTA.COM, SINJAI SULSEL — Bupati Sinjai Hj. Ratnawati Arif menerima kunjungan silaturahmi Kepala Kantor Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Kabupaten Sinjai yang baru, Asbuddin, bersama jajaran di Rumah Jabatan Bupati Sinjai, Kamis (25/6/2026).
Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban. Selain menjadi ajang perkenalan pejabat baru ATR/BPN Sinjai, agenda ini juga dimanfaatkan untuk memperkuat komunikasi dan kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Sinjai dengan ATR/BPN dalam mendukung program pembangunan daerah.
Bupati Ratnawati menyambut baik kehadiran Kepala ATR/BPN Sinjai yang baru. Ia berharap koordinasi dan kolaborasi antara kedua pihak dapat terus ditingkatkan, terutama dalam mendukung program strategis di bidang pertanahan dan tata ruang.
“Sinergi yang baik antara pemerintah daerah dan ATR/BPN sangat penting untuk memastikan berbagai program pertanahan dan tata ruang dapat berjalan maksimal serta memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Bupati.
Sementara itu, Kepala ATR/BPN Kabupaten Sinjai Asbuddin menyampaikan bahwa kunjungannya merupakan bagian dari silaturahmi sekaligus perkenalan setelah resmi menjalankan tugas sebagai pimpinan ATR/BPN Sinjai.
Ia menjelaskan, dalam pertemuan tersebut pihaknya membahas sejumlah agenda kerja sama dengan Pemkab Sinjai, di antaranya pengaktifan kembali layanan ATR/BPN di Mal Pelayanan Publik (MPP), integrasi data Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) dan Lahan Eksisting Daerah (LED) untuk pembaruan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), serta pelaksanaan Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).
“Kami datang untuk memperkenalkan diri sekaligus membahas beberapa program kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Sinjai yang sedang dan akan dilaksanakan,” jelas Asbuddin.
Ia juga mengungkapkan bahwa Kabupaten Sinjai mendapatkan kuota sertifikasi tanah melalui program PTSL tahun 2026 sebanyak 2.500 bidang tanah.
Program tersebut akan menyasar seluruh desa di Kabupaten Sinjai dengan tujuan memberikan kepastian hukum atas kepemilikan tanah masyarakat.
“Untuk tahun 2026, kuota sertifikasi tanah melalui program PTSL di Kabupaten Sinjai sebanyak 2.500 bidang. Seluruh desa menjadi sasaran agar manfaat program ini dapat dirasakan secara merata,” katanya.
Asbuddin menambahkan, dukungan pemerintah daerah menjadi faktor penting dalam keberhasilan program pertanahan, termasuk percepatan sertifikasi tanah dan pembaruan data tata ruang wilayah.
Ia juga mengapresiasi sambutan dan dukungan Bupati Sinjai terhadap berbagai program ATR/BPN yang sedang berjalan.
Melalui pertemuan tersebut, diharapkan hubungan kerja sama antara Pemkab Sinjai dan ATR/BPN semakin kuat dalam mendukung pelayanan publik, pengelolaan pertanahan, serta pembangunan daerah yang lebih optimal. (Adv)
