Tekan KLB Campak, Pemkab Sinjai Perluas Layanan Imunisasi ORI di Tujuh Titik

Tekan KLB Campak, Pemkab Sinjai Perluas Layanan Imunisasi ORI di Tujuh Titik

WARNAWARTA.COM, SINJAI SULSEL — Pemerintah Kabupaten Sinjai terus menggencarkan langkah pencegahan penyebaran penyakit campak yang saat ini masih berstatus Kejadian Luar Biasa (KLB). Melalui program Outbreak Response Immunization (ORI), jangkauan layanan imunisasi kembali diperluas agar lebih banyak anak dapat terlindungi.

Kegiatan imunisasi terbaru dilaksanakan di Puskesmas Samataring, Kecamatan Sinjai Timur, pada Rabu (08/04/2026). Sejumlah anak terlihat mengikuti proses imunisasi yang diberikan oleh tenaga kesehatan sebagai bagian dari upaya percepatan pengendalian kasus campak di daerah tersebut.

Dalam kegiatan tersebut, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian Kabupaten Sinjai, Dr. Mansyur, turut hadir. Ia bahkan membawa langsung anaknya untuk menerima imunisasi sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah.

Menurutnya, imunisasi menjadi langkah penting untuk melindungi anak dari risiko penularan penyakit campak. Ia juga berharap para orang tua yang memiliki anak usia 9 hingga 59 bulan memanfaatkan layanan imunisasi yang telah disediakan.

Sebelumnya, Sekretaris Daerah Kabupaten Sinjai menyampaikan bahwa pemerintah telah menyiapkan tujuh titik layanan imunisasi guna memperluas jangkauan serta memastikan target imunisasi harian dapat tercapai. Hal ini dinilai penting mengingat kondisi KLB campak membutuhkan penanganan cepat dan kerja sama dari berbagai pihak.

Ia menambahkan bahwa upaya pengendalian tidak hanya bergantung pada tenaga kesehatan, tetapi juga memerlukan dukungan pemerintah kecamatan, kelurahan, hingga partisipasi aktif masyarakat.

Selain itu, edukasi kepada masyarakat terus dilakukan agar orang tua memahami pentingnya imunisasi. Anak yang belum mendapatkan imunisasi dinilai berpotensi menjadi sumber penularan di lingkungan sekitarnya.

Pemerintah Kabupaten Sinjai pun mengajak seluruh orang tua yang memiliki anak usia 9–59 bulan untuk segera mendatangi pos pelayanan imunisasi terdekat.

Melalui percepatan program ORI ini, diharapkan penyebaran campak di Kabupaten Sinjai dapat segera terkendali sehingga status KLB dapat segera dicabut.

Kegiatan ini juga dipantau langsung oleh Ketua Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Daerah Sinjai, Ny. Alviyanty Ridwan, bersama Camat Sinjai Timur serta Lurah Samataring.