Pemkab Sinjai Matangkan Persiapan Penilaian EPSS 2026, Targetkan Predikat “Baik”

Pemkab Sinjai Matangkan Persiapan Penilaian EPSS 2026, Targetkan Predikat “Baik”

WARNAWARTA.COM, SINJAI SULSEL — Pemerintah Kabupaten Sinjai melalui Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian menggelar rapat koordinasi untuk mematangkan persiapan penilaian Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral (EPSS) Tahun 2026.

Rapat yang merupakan agenda ketiga dalam rangkaian persiapan evaluasi ini berlangsung di Gedung Command Center Kompleks Rumah Jabatan Bupati Sinjai, Kamis pagi (9/4/2026). Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sinjai, Andi Jefrianto Asapa.

Dalam arahannya, Sekda menegaskan bahwa kualitas dan ketepatan data dari setiap perangkat daerah sangat menentukan arah kebijakan pemerintah. Menurutnya, keputusan yang diambil tanpa dasar data yang valid berpotensi menimbulkan kesalahan kebijakan hingga pemborosan anggaran.

“Dalam pemerintahan, kebijakan harus berdasar pada data yang akurat. Tanpa data yang kuat, kebijakan hanya menjadi spekulasi dan berisiko tidak tepat sasaran,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar memastikan data yang dihasilkan benar-benar valid, konsisten, dan saling terintegrasi. Selain itu, penyusunan metadata yang baik serta pengelolaan data oleh sumber daya manusia yang kompeten juga menjadi hal penting dalam mendukung kualitas statistik sektoral.

Melalui rapat koordinasi ini, Sekda berharap seluruh perangkat daerah dapat menyusun langkah strategis dan menindaklanjuti rekomendasi dari hasil evaluasi sebelumnya secara nyata.

“Kami berharap seluruh tahapan persiapan berjalan lancar sehingga kualitas penyelenggaraan statistik sektoral di Sinjai terus meningkat dan memberi manfaat nyata bagi pembangunan daerah,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kominfo dan Persandian Sinjai, Dr. Mansyur, menjelaskan bahwa rapat tersebut bertujuan untuk merumuskan tahapan serta indikator penilaian dalam pelaksanaan EPSS.

Menurutnya, indikator dan parameter penilaian sangat penting untuk memastikan kualitas serta keandalan data yang dihasilkan dalam statistik sektoral, sehingga proses pengambilan keputusan pemerintah dapat dilakukan berdasarkan informasi yang tepat.

Pemkab Sinjai menargetkan peningkatan nilai EPSS pada tahun 2026 dengan capaian 2,60 atau predikat “Baik”, lebih tinggi dibandingkan hasil tahun sebelumnya.

Dalam penilaian tahun ini terdapat dua lokus utama yang menjadi objek evaluasi, yakni Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan Kabupaten Sinjai.

Pelaksanaan EPSS sendiri berlangsung selama sekitar sembilan bulan, dimulai dari tahap persiapan, penilaian mandiri, pemeriksaan dokumen, wawancara, harmonisasi pleno, hingga penyusunan serta penyampaian hasil evaluasi yang rencananya dilaporkan kepada Kemenpan RB pada November mendatang.

Kegiatan ini turut dihadiri Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Sinjai Andi Ilham Abubakar, Kepala BPS Sinjai Syamsuddin, pimpinan OPD terkait, para kepala bagian Setdakab, Kabid Statistik Diskominfo Usman, serta jajaran Diskominfo dan BPS Sinjai. (Adv)