Hadiri Rakornas, Bupati Sinjai Siapkan Strategi Hadapi Kemarau Ekstrem 2026

Hadiri Rakornas, Bupati Sinjai Siapkan Strategi Hadapi Kemarau Ekstrem 2026

WARNAWARTA.COM, JAKARTA — Bupati Sinjai, Dra. Hj. Ratnawati Arif, menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) terkait kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau tahun 2026. Kegiatan ini berlangsung di Auditorium Gedung F, Kantor Pusat Kementerian Pertanian RI, Senin (20/7/2025).

Rakornas tersebut dipimpin langsung oleh Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, dan diikuti oleh para kepala daerah dari berbagai wilayah di Indonesia.

Dalam forum tersebut, perhatian utama tertuju pada potensi kemarau ekstrem tahun 2026 yang diperkirakan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Kondisi ini dinilai berpotensi memberikan dampak signifikan terhadap sektor pertanian, termasuk di Kabupaten Sinjai.

Usai mengikuti kegiatan, Bupati Ratnawati menekankan pentingnya kesiapan sejak dini untuk menghadapi kemungkinan kemarau berkepanjangan. Ia menyebutkan bahwa prediksi peningkatan durasi kemarau dan tingkat kekeringan di atas normal harus menjadi dasar penguatan langkah mitigasi di daerah.

Menurutnya, pemerintah daerah perlu memperkuat sinergi lintas sektor serta menyiapkan strategi terpadu guna menekan dampak yang mungkin timbul.

Berdasarkan data, luas panen padi di Kabupaten Sinjai pada tahun 2024 mencapai 22.436 hektare, dari total potensi lahan pertanian sekitar 23.000 hektare. Kondisi ini menjadi perhatian serius dalam menjaga keberlanjutan produksi pangan di tengah ancaman perubahan iklim.

Berbagai langkah strategis pun disiapkan, seperti peningkatan pendampingan kepada petani, upaya menjaga produktivitas pertanian, serta penguatan jaringan irigasi.

Selain itu, koordinasi dengan pemerintah pusat dan instansi terkait akan terus ditingkatkan untuk memastikan kesiapan menghadapi dampak kemarau.

Bupati Ratnawati berharap, melalui langkah-langkah terpadu tersebut, risiko penurunan produksi pertanian dapat ditekan sekaligus menjaga ketahanan pangan daerah tetap stabil. (Adv)