Empat Rumah Hangus di Tappe’e, Bupati Ratnawati Datangi Korban dan Serahkan Bantuan

Empat Rumah Hangus di Tappe’e, Bupati Ratnawati Datangi Korban dan Serahkan Bantuan

WARNAWARTA.COM, SINJAI SULSEL — Bupati Sinjai, Dra. Hj. Ratnawati Arif, turun langsung meninjau lokasi kebakaran yang menghanguskan empat rumah warga di Jalan Udang, Lingkungan Tappe’e, Kelurahan Lappa, Kecamatan Sinjai Utara, Selasa (14/4/2026) siang.

Kedatangan orang nomor satu di Kabupaten Sinjai tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap warga yang terdampak musibah, sekaligus memastikan proses penanganan dan bantuan bagi korban berjalan cepat.

Dalam kunjungan itu, Bupati didampingi sejumlah pejabat daerah, di antaranya Plt Kepala BPBD Sinjai Andi Ariany Djalil, Kepala Dinas Sosial A. Muh. Idnan, Lurah setempat, TP-PKK Kecamatan, serta pihak Baznas.

Pada kesempatan tersebut, Bupati juga menyerahkan bantuan logistik darurat kepada para korban. Bantuan yang diberikan berupa perlengkapan tidur seperti matras, kebutuhan pokok, pakaian layak pakai, hingga berbagai kebutuhan harian lainnya.

Selain menyalurkan bantuan, Bupati Ratnawati juga menyempatkan diri berdialog langsung dengan warga terdampak. Ia memberikan dukungan moril agar para korban tetap tabah menghadapi cobaan yang menimpa mereka.

“Musibah adalah ujian yang tidak pernah kita ketahui kapan datangnya. Kehadiran kami di sini sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah agar masyarakat tidak merasa sendiri. Tetap kuat dan sabar, insya Allah selalu ada hikmah di balik setiap kejadian,” ujarnya dengan penuh empati.

Pada kesempatan itu pula, Bupati mengimbau masyarakat Kabupaten Sinjai agar meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi cuaca ekstrem yang belakangan terjadi.

Menurutnya, perubahan cuaca dari panas terik menuju hujan badai dapat meningkatkan potensi terjadinya bencana, baik kebakaran di pemukiman maupun dampak angin kencang.

“Saya mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati, terutama dalam penggunaan listrik maupun kompor saat cuaca panas. Di sisi lain, kita juga harus tetap waspada terhadap kemungkinan hujan badai dan angin kencang,” tambahnya.

Pemerintah Kabupaten Sinjai melalui instansi terkait juga memastikan akan terus memantau kondisi para korban serta menyiapkan langkah pemulihan bagi warga yang terdampak kebakaran tersebut.

Sebelumnya, kebakaran hebat terjadi pada Senin (13/4/2026) sekitar pukul 03.00 WITA di kawasan yang sama. Api dengan cepat membesar dan melalap empat rumah panggung milik warga yang sebagian besar terbuat dari kayu.

Empat rumah yang terbakar diketahui milik Arman (43), Abd Kadir (49), Fina (35), dan Nunu (21). Selain bangunan rumah, sejumlah barang berharga milik warga juga ikut hangus terbakar, termasuk emas seberat sekitar 35 gram.

Berdasarkan dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh arus pendek listrik dari salah satu rumah warga. Namun penyebab pasti masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut dari pihak berwenang.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Meski demikian, 19 jiwa dari empat kepala keluarga harus kehilangan tempat tinggal akibat musibah tersebut.