Gaspol Menuju Unggul! UMSi Resmi Lantik Pejabat dan Pererat Kerja Sama Pemda Sinjai
WARNAWARTA.COM, SINJAI SULSEL — Universitas Muhammadiyah Sinjai (UMSi) kembali meneguhkan komitmennya dalam penguatan tata kelola kelembagaan melalui pelantikan sejumlah pejabat struktural, Selasa (10/2/2026). Kegiatan yang berlangsung di Maraja Convention Center (MCC) UMSi ini dirangkaikan dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara UMSi dan Pemerintah Daerah Kabupaten Sinjai.
Pelantikan Wakil Rektor Pengganti Antar Waktu (PAW), Direktur Pascasarjana, serta Wakil Dekan tersebut dihadiri langsung oleh Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sulawesi Selatan, Prof. Dr. H. Ambo Asse, M.Ag. Turut hadir Badan Pembina Harian (BPH), jajaran pimpinan universitas, sivitas akademika, unsur Persyarikatan Muhammadiyah, serta perwakilan Pemerintah Daerah Kabupaten Sinjai.
Adapun pejabat yang resmi dilantik yakni Dr. Muhammad Takdir, S.Sos., M.Si. sebagai Wakil Rektor I, Dr. Mochamat Nurdin, S.IP., M.A. sebagai Wakil Rektor III, Dr. Hj. Fitrawati, S.T., M.M. sebagai Direktur Pascasarjana, serta Syamsuddin, S.Sos., M.Si. sebagai Wakil Dekan Fakultas Ilmu Sosial, Ilmu Politik, dan Humaniora (FISIPHUM) UMSi.
Dalam sambutannya, Rektor Universitas Muhammadiyah Sinjai, Prof. Dr. Umar Congge, S.Sos., M.Si., menyampaikan apresiasi atas kehadiran Ketua PWM Sulawesi Selatan yang selama ini konsisten memberikan pendampingan dan perhatian terhadap perkembangan UMSi. Ia menilai dukungan dari Pimpinan Wilayah maupun Pimpinan Daerah Muhammadiyah menjadi energi penting dalam mendorong kemajuan institusi.
Rektor juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Sinjai atas dukungan yang diberikan, khususnya dalam proses perizinan pembangunan Maraja Convention Center. Menurutnya, MCC kini menjadi salah satu fasilitas strategis dalam menunjang aktivitas akademik dan kelembagaan di lingkungan UMSi.
Lebih lanjut, Prof. Umar Congge menegaskan bahwa alumni UMSi terus menunjukkan daya saing yang baik, termasuk banyak di antaranya yang berhasil lolos sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) dan berkontribusi aktif dalam pembangunan sumber daya manusia di Kabupaten Sinjai. “Membangun Muhammadiyah itu harus memberi manfaat,” tegasnya.
Sementara itu, dalam amanat sekaligus pengajian, Ketua PWM Sulawesi Selatan, Prof. Dr. H. Ambo Asse, M.Ag., menekankan bahwa status akreditasi unggul bukanlah satu-satunya tolok ukur kehebatan sebuah perguruan tinggi. Menurutnya, proses menuju keunggulan merupakan bagian dari ikhtiar dan perjuangan yang harus dijalani secara konsisten.
Ia juga menegaskan bahwa Muhammadiyah hadir untuk memberi manfaat bagi semua, dengan mengedepankan dakwah yang inklusif dan mencerahkan. “Bagi kami, amalan Anda adalah amalan Anda, dan kami tidak menyalahkan amalan tersebut. Muhammadiyah dibangun di atas prinsip itu,” ujarnya
Melalui pelantikan pejabat struktural, penandatanganan MoU dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Sinjai, serta pengajian PWM Sulawesi Selatan, Universitas Muhammadiyah Sinjai menegaskan langkah strategisnya dalam memperkuat tata kelola kelembagaan sekaligus meningkatkan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.
