Kisah Haru Kertas Lusuh di Sinjai : Bupati Ratnawati Lunasi Utang Beras Pasutri
WARNAWARTA.COM, SINJAI SULSEL — Kisah pilu pasangan suami istri Riski, yang akrab disapa Kiki, bersama istrinya Conni, warga Dusun Balle, Desa Tompobulu, Kecamatan Bulupoddo, sempat menyita perhatian publik. Nama mereka viral setelah diketahui terpaksa meminjam beras di sebuah warung demi bertahan hidup, sekaligus menjadi cermin rapuhnya jaring pengaman sosial di tingkat akar rumput.
Cerita tersebut akhirnya sampai ke telinga Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif. Di tengah kesibukan agenda pemerintahan, orang nomor satu di Bumi Panrita Kitta’ itu menyempatkan diri menyambangi langsung rumah sederhana keluarga Kiki dan Conni, Rabu (14/1/2026) sore.
Kedatangan Bupati Ratnawati tidak sekadar simbol empati. Ia membawa bantuan sembako, uang tunai, serta melunasi utang beras yang sebelumnya dipinjam pasangan tersebut di toko sekitar tempat tinggal mereka.
“Ini bukan semata soal beras. Ini tentang kehadiran negara ketika rakyatnya berada di titik paling sulit,” ungkap Ratnawati dengan nada haru.
Pada kesempatan itu, Bupati menegaskan pentingnya penguatan program perlindungan sosial di daerah agar peristiwa serupa tidak kembali terjadi. Ia juga meminta pemerintah desa dan kecamatan lebih peka dan aktif memantau kondisi warganya.
“Tidak boleh ada warga yang merasa sendirian saat menghadapi kesulitan. Pemerintah harus hadir, bukan hanya ketika sorotan ramai, tetapi juga saat keadaan sunyi,” tegasnya.
Suasana kunjungan berlangsung penuh kehangatan. Ratnawati duduk berdampingan dengan keluarga Kiki dan Conni, mendengar langsung keluh kesah mereka, sekaligus memastikan bantuan yang diberikan benar-benar tepat sasaran.
Riski tak mampu menyembunyikan rasa harunya. Ia mengaku tidak pernah membayangkan akan dikunjungi langsung oleh Bupati. “Kami benar-benar tidak menyangka. Ini seperti mimpi bagi kami,” tuturnya lirih.
Sementara itu, Conni mengungkapkan bahwa selama hampir sepekan terakhir keluarganya hanya bertahan dengan sayur seadanya, sebelum akhirnya memberanikan diri meminjam beras di warung setempat. Kisah itulah yang kemudian viral dan mengetuk hati banyak pihak, termasuk Bupati Sinjai, untuk turun langsung memberikan perhatian. (Ac)
