Bupati Sinjai Tegaskan Pejabat Baru Harus Berinovasi, Dampak Nyata Masyarakat
WARNAWARTA.COM, SINJAI SULSEL — Pemerintah Kabupaten Sinjai melakukan langkah strategis dengan melantik sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama yang dipimpin langsung oleh Bupati Hj. Ratnawati Arif di Ruang Pola Kantor Bupati Sinjai, Kamis (11/6/2026). Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperkuat efektivitas pemerintahan di daerah.
Pelantikan tersebut menandai perubahan posisi di lingkup Pemkab Sinjai, dengan tujuan meningkatkan koordinasi antar-perangkat daerah dan mendorong optimalisasi layanan publik serta implementasi program pembangunan.
Beberapa pejabat utama mengalami pergeseran tugas. Janwar kini dipercaya menjabat sebagai Asisten Administrasi Umum Setdakab Sinjai (Asisten III), sementara posisi Kepala DP3AP2KB ditempati Andi Ariany Djalil. Pergantian ini diharapkan membawa semangat baru dan inovasi dalam pelayanan masyarakat.
Di Sekretariat Daerah, Andi Tenri Rawe Baso dilantik sebagai Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Asisten I), menggantikan A. Irwansyahrani Yusuf yang kini menjabat Sekretaris DPRD Kabupaten Sinjai. Pergantian ini mencerminkan dinamika birokrasi yang responsif terhadap kebutuhan organisasi.
Posisi staf ahli juga mengalami perubahan. Burhanuddin, sebelumnya Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, kini menduduki posisi Staf Ahli Bupati, dan posisinya di Dinas Peternakan digantikan oleh Syamsul Alam yang sebelumnya memimpin Dinas Perikanan.
Sofwan Sabirin dan Andi Himawan yang sebelumnya memimpin DLHK dan Badan Ketahanan Pangan, kini mendapat amanah sebagai Staf Ahli Bupati, memperkuat dukungan terhadap pengambilan keputusan strategis di pemerintah daerah.
Perubahan juga terjadi di beberapa organisasi perangkat daerah lainnya. Andi Idnan dipercayakan memimpin Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, sementara Abd. Aziz Amin kini menjabat Kepala DLHK. Pergeseran ini ditujukan untuk meningkatkan kinerja dan sinergi antar-opd.
Dalam bidang digitalisasi dan kepemudaan, Hasir Ahmad mengambil alih kepemimpinan Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian, menggantikan Dr. Mansyur yang kini memimpin Dinas Pemuda dan Olahraga. Penataan ini mendukung akselerasi transformasi digital dan program kepemudaan.
Bupati Ratnawati menekankan bahwa setiap pejabat baru harus menunjukkan kepemimpinan yang kuat, inovatif, dan mampu menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat. Optimalisasi birokrasi menjadi kunci dalam percepatan program pembangunan di Kabupaten Sinjai.
Dengan struktur baru ini, Pemkab Sinjai berharap organisasi perangkat daerah semakin adaptif, profesional, dan berorientasi hasil, sehingga pelayanan publik lebih cepat, transparan, dan akuntabel bagi masyarakat. (Adv)
